Situs Gayahidup, Bisnis Dan Keuangan

Romeaparthotels.com Membahas Seputar Gayahidup, Bisnis, Dan Keuangan Terbaru.

Kategori: Kesehatan

Jangan Diet Berlebihan Agar Tak Keriput!!

Tak sedikit wanita yang ingin memiliki tubuh ramping. Mereka pun melakukan berbagai diet, termasuk diet ketat. Diet ketat dilakukan dengan mengurangi jumlah makanan, memilih jenis makanan dan tidak makan selama beberapa jam.

Padahal, jika diet ketat dilakukan tanpa olahraga dapat membuat kulit kendur, apalagi jika penurunan berat badannya terjadi secara drastis.

Dikatakan oleh dr. Eliza Miranda, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, diet yang berlebihan memang memiliki pengaruh terhadap kulit dan menimbulkan penuaan dini, seperti kulit keriput, kendur, berkerut dan lebih tua dari usia sebenarnya. Pipi juga bisa terlihat kempot atau kendur dan turun.

Diet seharusnya mengatur pola makan yang sehat, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak dan serat secara seimbang. Tetapi seringkali orang menyalahartikan diet dengan mengurangi atau meniadakan sama sekali waktu makan. Akibatnya asupan makanan untuk sehari-hari tidak cukup.

Jika asupan makan berkurang seperti asupan protein berkurang, maka akan timbul efek samping yang tidak diinginkan.

Protein berfungsi untuk meregenerasi semua sel-sel di dalam tubuh, termasuk sel-sel yang ada di dalam kulit. Dengan berkurangnya asupan protein maka sel-sel di dalam kulit regenerasinya terhambat.

Begitu juga jika kekurangan vitamin, seperti Vitamin C. Vitamin C merupakan zat yang membentuk kolagen karena itu jika kekurangan maka pembentukan kolagennya berkurang sehingga penuaan dini seperti keriput akan muncul.

Diet ketat juga menimbulkan dehidrasi atau kulit kering. Biasanya dengan seseorang melakukan diet ketat membuat cairan di dalam tubuh berkurang sehingga kulit kering, pecah-pecah dan mudah terkena eksim atau dermatitis dan gatal-gatal.

Asupan makan yang kurang juga mengakibatkan bagian lemak lebih sedikit. Padahal, lemak merupakan skin barrier atau sawar kulit sehingga kulit permukaannya terlihat halus.

4 Langkah Hindari Efek Negatif High Heels

Penampilan memang terlihat lebih fashionable, seksi dan kaki terlihat jenjang  dengan sepatu high heels dari hak 5 cm hingga 17 cm

Namun keindahan pemakaian high heels belum tentu membuat kaki, terutama telapak kaki, terasa nyaman.

Keluhan kaki lecet dan tumit kaki pecah-pecah, serta betis kaki yang pegal juga kerap dirasakan pengguna high heels. 

Begitu pula penggunaan high heels yang terlalu sering memengaruhi persendian di pergelangan kaki maupun lutut terutama jika sering mengabaikan rasa pegal di kaki akibat penggunaan high heels.

Berikut beberapa tips yang diberikan Marissa Tumbuan, sosialita yang juga pebisnis sepatu high heels merek Irresistible Shoes untuk menghindari efek negatif dari penggunaan high heels:

  1. Mengetahui Struktur Kaki. Sebelum memilih high heels pertimbangkan kondisi lutut, apakah pernah cidera atau sendi lemah. Perhatikan juga apakah kaki mudah tersandung ketika melangkah serta berat badan apakah berlebih atau tidak.
  2. Memilih High Heels yang Nyaman di Kaki. Dalam memilih high heels sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan model atau desain sepatu tersebut terlihat bagus, tetapi juga perhatikan kenyamanan telapak kaki. High heels yang nyaman di kaki adalah high heels yang memiliki bahan yang tidak berat, memiliki struktur yang empuk serta halus agar tidak melukai telapak kaki. Selain itu, demi kenyamanan pilih high heels yang tidak terlalu menukik.
  3. Mencoba Sepatu Sebelum Membeli. Sebelum membeli sepatu sebaiknya high heels tersebut dicoba dulu dengan berjalan beberapa langkah dan berjalan bolak-balik agar Anda bisa mendapatkan sepatu yang nyaman di kaki.
  4. Rutin Melakukan Perawatan Kaki. Sebaiknya rutin melakukan perawatan kaki seperti merendam kaki dengan air garam yang dicampur dengan sedikit garam untuk menghilangkan rasa lelah sehabis menggunakan high heels. Selain itu seminggu sekali sebaiknya melakukan scrubbing untuk menghindari pecah-pecah. Gunakan juga masker kaki untuk mendinginkan otot kaki dan merelaksasikannya. Gunakan juga lotion untuk kaki agar kulit kaki tetap lembab dan tidak pecah-pecah.

Facial Oksigen Ampuh Cerahkan Kulit

Wajah kusam membuat penampilan kurang menarik. Dijelaskan oleh dr. Erawita Moegni, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, wajah kusam disebabkan karena kelebihan kadar minyak yang tidak terkontrol dan menumpuknya sel kulit mati.

Pola hidup yang tidak sehat, terpapar sinar matahari secara langsung, makanan yang berkalori tinggi dan berlemak, penggunaan kosmetik yang tidak sesuai, stres, minum minuman berakohol, merokok, dan kurang minum air putih juga bisa menjadi penyebab kulit kusam.

Untuk mengatasi kulit kusam adalah dengan facial oksigen. Facial ini mampu memberikan energi baru dengan menggabungkan manfaat oksigen terhadap kulit.

Facial oksigen juga mampu meningkatkan kadar oksigen pada kulit wajah dan membantu meregenerasi sel-sel kulit. Jika proses regenerasi kulit lancar, maka kulit baru yang muncul akan lebih sehat sekaligus meremajakan kulit wajah.

Ditambahkan oleh Riri, ahli kecantikan, facial oksigen menggunakan alat untuk menyemprotkan oksigen dari alam sehingga menghasilkan oksigen murni (90 persen).

Facial oksigen bisa membuat kulit wajah tampak lebih cerah karena menggunakan alat khusus yang dapat menyemprotkan oksigen murni pada wajah.

Dengan disemprotkannya oksigen murni dapat meningkatkan produksi kolagen yang bisa meremajakan kulit sekaligus mencerahkan kulit.

Facial oksigen ini menggunakan oksigen bertekanan rendah untuk membawa masuk serum botanical atau ekstrak tumbuh-tumbuhan yang terbuat dari grape fruit, enzim dan vitamin agar penetresi lebih baik. Manfaat yang dirasakan setelah melakukan facial oksigen biasanya kulit terasa lebih segar, bercahaya dan halus.

Hasil dari treatment facial oksigen akan terlihat dalam sekali treatment. Namun jika treatment ini dilakukan dengan tujuan pemberian serum dengan oksigen dapat dilakukan seminggu sekali. Namun, jika tujuan melakukan treatment ini untuk pemencetan komedo sebagai bagian utama dari facial sebaiknya dilakukan sebulan sekali.

Jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal agar kulit tampak lebih cerah treatment facial oksigen bisa dilakukan 2-3 kali pengulangan. Sebaiknya treatment dikombinasikan dengan melakukan peeling terlebih dahulu agar lebih efektif.